sebenarnya ini salah satu kado untuk seorang sahabat
Kamu is you
Oleh “Aku”
A Gift
Untuk
ulang tahunmu...entah yang ke berapa,
Semoga
panjang umur, mensyukuri setiap detik yang kau lewati.
Sekapur
sirih
Pada suatu pagi yang mendung, aku
membereskan buku-buku, ahir-ahir ini banyak buku yang di baca si empunya rumah.
Berserakan...tak tau tleh selesai di baca atau hanya rindu bau kertas kusam
buku.
Ada beberapa buku masa kecil,
cerita-cerita yang di bacakan ibuku setiap malam, yang di beli setiap sebulan
sekali, bersama pacar pertamaku , bapaku....bukankah setiap anak gadis adalah
kekasih ayahnya... buku tulis, yang tulisannya masih seperti “itu”. Buku
pelajaran yang background depannnya entah bergambar apa, banyak bekas tetesan
air, penuh tekukan, buku korban ‘rajin’ dari si empunya buku.
Dan aku menemukan buku, yang
menginspirasiku untuk membuat kutipan-kutipan ini...bukumu...., ternyata ada
beberapa bukumu yang kebawa..
Membacanya seperti di tarik ke masa
lalu, .. lucu, menjengkelkan, kepolosan, pertemanan, persahabatan.....masa
kanak-kanak yang akan selalu di rindukan.
Di ultahnmu kali ini, aku akan
mengajakmu berlayar di masa itu.. membuatmu sedikit bercermin dari sudut pandangku.
Akan ada banyak coretan, foto yang
kebanyakan fotomu.., lagu yang dulu kau suka, puisi yang kau buat, coretan di
pinggir kitab..
Sebagian isiadalah tulisanmu yang aku
tulis ulang, pembahasan hal yang gak terlalu
penting, tapi Aku ingin dengan
tulisan-tulisan ini, kau tak akan pernah melupakan masa lalu.. bukankah masa
depan terjadi karena perjalanan masa lalu..sebenarnya dalam buku ini aku hanya
ingin kau memandang hidupmu dari luar. Out of line. Harapanku yea... menambah
rasa syukur, lebih menghargai pemain figuran dalam sketsa hidupmu, membuat
hidup ini lebih color full, menambah kedekatan dengan sang ‘create of the
universe’, dan yang pasti menjadi sutradara dan pemain utama yang luar biasa .
Selamat membaca,...semoga kau suka
membaca.
Termin 1
Pemenang
Faza el-viaray...tertulis di pojok
buku..aku baru ingat kalo itu nama penamu...atau apalah kau menyebutnya. Aku
baru menyadari bahwa nama itu mempunyai arti setelah sekian tahun, Faza =
pemenang, entahlah kau menyadari atau tidak, yang jelas, setahuku dulu faza
hanya singkatan dari namamu.
Pemenang, dari setiap tahap kehidupan,
pemenang dari dirinya sendiri. Menyadari atau tidak batasan dari diri adalah
dirinya sendiri dan tuhan. Tuhan hanya mengambil porsi sebagai pengamat dan
penilai tentu saja , selebihnya ada di tangan diri sendiri. Mau kemana, mau
apa..that is your responsible.
Di dunia ini, akan selalu ada pengukur
menang atau kalah, entah dalam sudut pandang apa di ukurnya. Yang jelas semua
orang berhak menilai, kita pun juga berhak untuk menerima atau sebaliknya.
Namuan sesungguhnya juri terbaik
adalah diri sendiri, dengan catatan tidak membohongi diri. Kau lebih tau siapa
dirimu, karna yang tau hati seseorang yea..dirinya dengan tuhannya.
Nama bukankah doa?... itu yang di
tanyakana temanku suatu hari.aku memandangnya, memegang bahunya..bukan hanya
nama, alam semesta ini ingin setiap detak jantungmu, derasnya aliran darahmu,
hembusan nafasmu, kedipan matamu... menjadi doa yang kan merayu langit tuk
mengabulkannya.
Termin 2
Your
story
“hani sayang..makan dulu donk..”
Pinta
mama waktu tau aku mau berangkat sekolah tanpa sarapan terlebih dulu. Sambil
memakai sepatu aku garuk rambut kepala yang tak gatal sama sekali.
“hani sarapan di sekolah aja dech
ma..”
Jawabku
kemudian meraih dan mencium tangan mama yang kini sudah berada di belakangku.
Tanpa basa-basi lagi aku langsung cabut dari halaman rumah.
Pelajarlanan dari rumah ke sekolah
Cuma membutuhkan waktu satu menit. Abisnya sih SMP ku tepat di depan rumahku.
Sampai
dihalaman sekolah aku segera belok menuju kantin sekolah pagi.
Biasanya
kalau lagi males makan dirumah aku suka ngantin di sekolah, sebenarnay mama
sering melarangku sarapan pagidi kantin, tapi dasar aku ini keras kepala.
Ucapan mamapun jarang aku penuhi. Maafin aku ya ma..bukannya aku berniat tak
penuhi perintah mama tercinta, tapi sungguh hani tak ingin kehilangan senyuman
manis Mas Khoirudin penjaga kantin sabtu pagi dan selasa pagi.
“Biasa mas nasi rames...” jawabku
setelah ditanya Mas o’i apa pesananku. Mas o’i dengan tangkas melayani
pesananku.
“Mas o’i nggak kuliah..?” basa-basiku
pada mas Khoirudin yang Cuma ku panggil o’i.
Cuma aku dan Prima yang memanggilnya Mas o’i . eiits...yea aku lupa
mengenalkan “si Prima” temen satu kelas yang gue ilfilin. Tapi dasar ni hati nggak pernah sreg sama
yang namanya si prima , sok
akrablah..sok baik..so deket... so pinter dan sok..sok lainnya.
“Hani kamu tanya sama saya?”
Mas o’i
menyadarkanku dari lamunan yang tak ku sengaja
“o iya..”
“gimana..? orang tanya malah
nglamun....”
Aku Cuma
nyngir.
“saya lagi nggak kuliah...kuliahnya
taun depan insyaallah...”
Jawabannya
sembari menghidangkan pesananku
“oh..gitu ya..”
Kataku
sembari mengambil sendok makan.
“kamu tadi ngelamun Han..?”
Waduh
senengnya diperhatiin gini sama mas o’i
“nggak... aku Cuma lagi kepikiran
sesuatu aja..” jawabku berusaha menggantungkan sesuatu biar Mas o’i tanya lagi
“Asslamualaikum mas o’i...?”
Tiba-tiba
aja salam dari si prima menggerahkan tubuhku yang sedang sejuk-sejuknya berada
di dekat mas o’i yang cakep maniz and imut.
“waalaikumsalam...” jawab Mas o’i
kemudian tebarkan senyum pada prima. Aku mendengus kesal lalu melahap satu
sendok nasi tnpa lauk . mataku terus memperhatikan Mas o’i yang terus mendekat
ke arah prima.
“Mas khoer kemarin pulang ya..ko gak
bilang aku dulu..”
“Mas nggak
sempet. Soalnya Abi tiba-tiba njemput sih..” jawab mAs o’i yang kemudian duduk
, prima pun duduk di kursi di hadapannya, bikin gue makin
gerahaja.
“gimana Mas kabar sekeluarga di
rumah..? Aku pengen tau kabar mereka..”
Lebay
banget ni nak . aku menggerutu sambil mengunyah nasi rames yang terasa tak enak
di lidah.
“Alhamdulllah semuanya baik-baik saja
dan sedang bahagia..”
“Syukurlah..aku turut senang, oya mas
aku punya sesuatu lho buat mas ..”]
Kala si
prima mengeluarkan sesuatu dari tasnya. Terlihat sebuah kotak kecil
bersampulkan kerttas kado ia berikan pada Mas o’i . Mas o’i menerimanya dengan
tangan terbuka dan raut wajah gembira.
“apa ini prim..?”
Tak ku
sangka Prima tiba-tiba berbisik pada Mas o’i and buat aku kewalahan, karna tk
mendengar lagi apa yang prima katakan .
Seketika
lidahku terasa pahit , akupun sambar air putih . ku minum.
“Mas o’i...” teriakku pada mas o’i
yang belum selesai juga dibisiki.
Sontak
prima hentikan bisikannya dan mas o’i
pun menoleh kearahku.
“sudah ..? tanay mas o’i
“udah, tapi nggak habis..” aku segera
beranjak dari duduk, mendekati mas o’i , ku berikan lembaran uang lima ribu
padanya, tanpa pamit aku langsung langkahkan kaki keluar..
“ kembaliannya han ?”
Aku yang
sudah berada di luar kantin pura-pura tak mendengar. Berharap ada suara lagi
tapi nihil. Yang kudengar hanya derapan sepatu mendekatiku..
“Han...”
Prima
memanggilku. Ada apa?? Aku memoleh dengan raut muka kurang menikmatinya.
“Han.. pulang sekolah kemarin pak
Thomas ngasih tugas ke aku suruh nyatet fisika halaman sembilanbelas hari
ini..”
“trus...”
kataku ketus . primapunsepertinya heran dengan kataku tadi.
“soalnya beliau nggak bisa hadir jadi
gak kita dikasih tugas deh suruh nyatet...”
Prima
menyodorkan buku fisika yang dimaksud.
“ko kasihkan ke aku sih..?”
“kamu
yang biasa nulis ..”
Aku yang
nggak tahan bersikap baik di hadapan prima akhirnya kutunjukan raut muka kesel
dihadapannya
“ya udah kalau kamu lagi gak mood biar
aku aja dech yang mulis ..itung-itung meringankan beban sekretars” ujarnya
kelihatan sok baiknya.
“gitu dong jadi ketua jangan Cuma
ngatur-ngatur mulu..” kataku ketus kemudian berpaling dari prima. Aku tak tau
raut prima setelah mendengar jawabanku and aku ngaak mau tau..bodo amat...!!
Selama
prima menjabat sebagai ketua di kelas tiga A ini. Sering uring-urungan kalo
dikasih kerjaan nulis, apalagi kalau yang nyuruh si Prima. Anehnya prima nggak
pernah sama sekali maksa apalagi sampai marahin aku. .
Kelihanny
emang baik. Tap aku tetep aja nggak suka. Aku punya alasan kuat kenapa aku
sampai ngaak suka sama prima, pertama, dia pernah melengserkanku jadi ketua
kelas, waktu rapat pemilihan ketua kelas 3 , padahal semua anak setuju kalau
aku yang jadi ketua, bukanaku yang
pengen banget jadi ketua, , tapi caranya menurunkanku itu yang alku gak suka.
Dia bilang aku lebih cocok jadi sekertaris . selain tulisan ku bagus dan rapi
katanya aku lebih profesional. Dalam bidang ini . setelah misinya berhasil
kemudian ia menrangkan kriteria-kriteria sebagai ketua kelas yang pantas yang
ternyata menurut aku pas banget sama kriteria prima sendiri.
“jadi begitu maksudnya nglengserin
aku..”
Ucapanku
dalam hati setelah tau maksud tersembunyinya pengen jadi ketua saat itu. Emang
bener sih apa yang dia bilang , semua anak waktu itu juga setuju dengan
pendapat prima.
Karena
dia udah baik ma aku pun baik baik donkma dia. Dan akhirnya tanpa berbasa-basi
aku utarakan pendapat.
“gimana kalau jadi ketua prima aja...”
sontak prima terkejut.
Anak-anak
berbisik-bisik menunjukan persetujuan. Tak ayal kebanyakan dari merekapun
berteriak setuju, entah mengapa aku meraa puas membuat keputusan ini.
Prima
yang dikejutkan dengan ideku langsung menolak. Ia bilang dirinya tak seperti
kriteri-kriteria yang udah dia sebutkan sendiri. Tapi anak-anak tetep
memilinya. Prima menolak lagi, ia bilang lagi dirinya sangat tak panats bahkan
ia mengutarakan pada mereka kalau ia tidak disiplin tidak bisa diandalkan ,
suka seenaknya sendiri dan lain-lain layaknya orang baik yang sedang merendah
hati, menurutku. Lagi-lagi anakkelas masih teguh pendirian. Wlhasil seminggu
kemudian prima yang semul;a Cuma menjabad bendahara 2 kini naik pangkat jadi
ketua kelas 3 A.
Kedua, prima pernah cari muka di
hadapan mamaku, waktu itu aku dua hri nggak pulang rumah , aku lagi BT di rumah
. soalnya mamaku terus saja membujuk aku untuk menyetujui mamaku menikah lagi
setelah 3 tahun ditinggal pergi papa.
“siapapu laki-laki itu aku tetap gak
setuju, papahku Cuma satu d tak bisa tergantikan, pap hardian.”ucapku waktu itu
pada mamaku
Mengetahui
aku 2hari tidak masuk sekolah, Prima yang sok baik itu mendatangi rumahku dan
bicara banyak sama mama, tapi aku tak tahu apa yang mereka bicarakan. Yang
jelas pagi setelah aku berangkat sekolah, prima menuturiku banyak hal. Layaknya
teman akrab. Dari pada kemarahan menjadi dalam hati lebih baik aku bilang
langsung pada prima.
“emang siapa engkau...mengurusi
urusanku..”
Muka
Prima langsung memerah,aku tak perduli dan beranjak pergi, layaknya orang yang
sabar, prima sama sekali tak membalas perlakuanku sejak itu bahkan , dalam
beberapa hari ia menjaga jarak denganku. Aku tak tau apa maksudnya.
Ketiga, prima yang suka tebar pesona
sama semua orang terutama sama mas o’i, juga dengan segudang sikapnya yang
bikin aku gerah mampu menyuburkan kebencianku pada prima.
*****
Aku yang masih bawel dan keras kepala
belum juga bisa menerima pemikiran mamaku untuk menikah lagi. Berulang kali
mama membujuk, nggak Cuma mama, paman, bibi, kaka yang sudah sama setuju
ikut-ikutan membujuk. Sebel , BT.!! Tapi setelah kupikir-pikir aku terlalu
egois menurut diri, akhirnya aku serahkan semuanya sama mama.
“tapi ma...untuk saat ini Hani nggak mau
tau seperti apa dia.. keluarga dia dan apapun yang berhubungan sama calon mama
itu ..Hani mohon maklum ma..”
Mama
dengan penuh kelegaan bisa memaklumiku.
*****
_Senin berkabung_
Begitulah kata teman-teman kelasku
hari ini. Mereka bersedih karena tau ketua kelas mereka masuk rumah sakit
gara-gara penyakit jantungnya kambuh. Aku sih biasa-biasa ajah. Rencana pulang
sekolah nnti teman-teman kelas mau jenguk . aku tak bisa ikut karena ada acara
penting dirumah.
Suatu
kebetulan aku tak perlu repot-repot menjenguk prima
Sampai dirumah ternyata mama rencana
temu dua keluarga . keluarga calonnya
mama, mama bilang anak tunggal calon suaminya lagi masuk rumas sakit. Jadi
pertemuan diundur sampai anaknya sembuh. Syukur dua kali aku hari ini pertama
syukur gak jenguk prima kedua , kedua syukur
pertemuan mama dengan seseorang yang tak kuharapkan.
Tapi mama
mengajakku menjenguk calon anaknya di RSU. “ Hani ..mama mohon jaga nama baik
mama dihadapan mereka..”
Ucapan
mama padaku yang nyaris tak mau diajak , akhirnya aku mencoba untuk
mendewasakan diri. Aku dan beberapa
keluargaku menuju rumah sakit menggunakan mobil peninggalan papa. Dalam
perjalanan mama bercerita tentang anak tunggal calon suaminya itu. Mama
bercerita anak tunggal calon suaminya di harapkan meneruskan perjuangan ayahnya
sebagai pengasuh pesantren Al-irsyad. Sifat ,sikap dan kedeasaan menuruni sang
ayah.
“Dia itu anaknya baik ,pintar, bisa
diandalkan”puji mama pada calon anak tirinya.
“sayang sekali kalau perjuangan
ayahnya tak sampai ditangnnya”
Mama
kelihatan sangat prihatin.
“ya allah berilah ia kesempatan untuk
bissa menjutkan misi ayahnya...”
“kalau emang udah takdirnya kenapa
mesti ngelak ma...” celetukku tanpa berpikir
“Hani...”mama memandang kecewa padaku
aku yang duduk di depan bersama paman sedikit melirik ke belakang.
Sampai di
RSU , kami masih melewati lorong rumah sakit menuju Bangsal A. Sampai di depan
kamar , terlihat begitu banyak orang sedang menunggu. Anehnya pakaian yang
mereka kenakan adalah seragam SMP , aku terhenyak dan curiga sesuatu
...jangan-jangan...tapi segera ku tepis pikir burukku.
“ma...bener ni kamarnya...??” tanyku
memastikan
“iya..mama yakin..”
Tak lama
seorang pria seumuran 50an dengan perawakan tinggi besar berparas kearab-araban
berjalan mendekati diiringi satu dokter dan tiga suster . begitu tepat di
hadapan kami, pria itu mengulaskan seulas senyum keramahannya. Pria itu
kemudian menyalami keluargaku. Sepertinya mereka salig kenal...” maaf kalian
tunggu di sini dulu...prima sedang kritis..”
*****
Sontak aku terkejut mendengar nama
prima di sebut lelaki tadi, yang kemudia berlalu meninggalkan kerumuan orang
dan mengikuti dokter.
“ma.. pria tadi siapa sih? Tanyaku
sambil mendudukan diri di kursi panjang yang dan bersandar ditembok.
“dia ayahnya prima, calon ayah
kamu..”jawab jawab kakaku terlebih dulu. Betapa terkejutnya aku. Ku telan ludah
yang terasa pahit dan mengganjal di tenggorokaku
“gak mungkin...!!”batinku sambil
melirik kakaku di ujung sana. Kaka yang sedikt banyak tau perasaanku ke prima. Prima
akan menjadi saudara tiri.
“Hani.”panggil salah seorang temanku
“sini...”
Tanpa
pikir panjang aku langsung lari ke arah mereka
“ternyata kamu kesini juga...”
Aku cuma
nyengir ..kalian belum masuk?”
“udah ..hanya bisa melihat dari
kejauhan”
Setelah
itu aku Cuma mengangguk malas bertanya-tanya, anita te,an sebangkuku kemudian
mendekatiku dan memeberikuan sepucuk surat, ..”dari prima..” begtu katanya.
Kubaca
surat itu,...
Hani,..aku
tahu setiap manusia punyasalah termasuk diriku tapi, sungguj aku tak sadar
kesalahan apa yang telah ku perbuat,membuatmu enggan
mendekatiku.
Hani...
aku yakin dengan datangnya surat ini kau baru tahu kalau kita akan menjadi
saudara tir. Maafkan kesalahanku, apapun itu..marimemulai denagn sama-sama
menerima.
“prisma”
Surat itu
ayah prisma yang ngasih ke kita,beliau menemukan surat itu dalam genggaman
prima yang sudah tak sadarkan diri..ungkap anisa kepadaku.
“eh aku
gak tau apa yag prima tulis di surat itu tapi yang jelas prima bukan seperti
orang yag slama nikamu sangka” imbuh harvian yang sedari tadi duduk di samping
kananku
Aku Cuma
bisa menganggukan kepalaku sebagai bentk penyesalan, dan mengiyakan ucapan
temanku yang tau persisi masalahku dengan prima.
Tiba-tibapintu
kamar terbuka, bersamaan dengan itu satu susuter lari keluar dan selang
beberapa menit kemudian 2 dokter dan 3 perawat masuk dengan eksprisi tegang...
Tepat di
epan pintu, aku tercekat rasanya ada yang mengganjal di tenggorokanku... entah
mengapa air mataku meleleh juga.... teman-temanku salaing berpelukan berharap
dapat mengurangi kesedihan.
aku hanya
bisa mengangis,..berdiri mematung..mama menghampiriku memelukku...
“ini
lebih baik buat prima sayang...” kata-kata mamahku kemudian.. aku masih gak
mengerti apa yang tengah terjadi.. selang beberapa lama lelaki itu- ayah prima-
mendekati mamahku dengan muka merah menahan tangis..memeluk..
Saat itu
aku tau,,, prima telah pergi...
2 minggu
belalu begitu saja....
Aku
seperti biasa bersekolah, dan melakukan banyak kegiatan lainnya...
“hey..”sapa
mega teman satu kealasku, hari ini cerah yea....secerah hatiku..” kalimat
terahirnya membuatkami tertawa bersama..
Yea..
hari ini cerah...semoga harimu di sana cerah..prima..batinku berbisik ..
memandang langit.
( ini
karyamu atau bukan,,, yang jelas tertulis dibukumu. Tapi pandanganku
sie..mengatakan.. ini bukan gaya bahasamu...hehehe. bahasamu...yea...lo tau
sendiri lah... Ini cerita ala-ala anak smp lah.. menurutmu gimana.??. )
Termin 3
Makna
Di siang hari yang amat panas,
namun angin tak hent i-hentinya meniupkan nafasnya. Seseorang mendekat dan
bertanya kepadaku. Tujuan semua ini apa sie...?? sekolah yang membosankan..aku
bahkan gak tau manfaat pelajaran ini di masa depan..?(saat itu praktikum
biologi). . toh dari segi ekonomi dan otak aku gak mampu masuk bidang yang
berhubungan sama biologi...begitu katanya.. pertanyaan yang membuat beberapa
anak yang memang sedang bersamaku terpaku...aku juga gak tau ini buat apa
nanti... berguna atau tidak.. toh kita nantinya gak akan menggunakan materi
asam basa di dapur kan..?? hahaha sahut salah satu dari mereka. .menurutmu..??
mereka menunggu jawabanku... ku awali dengan senyum ... harusnya aku tanya, apa
tujuanmu kelak..?? I mean ...cita-cita lah... mereka hanya diam.. sebagian
mengangkat bahu (I don’t know) ...itu masalahnya ..jauh sebelum kalian
mengambil jurusan ini .. harus ada goal.y...dunia ini, alam semesta ini hanya
mendukung apa yang kau inginan, dengan usaha.y masing - masing. Tapi disamping
itu untuk mengoptimalkan harus sesuai dengan bakatmu, keinginanmu... kau lihat
teman kita di ujung sana..., aku menunjuk salah satu kawan kami yang tengah
asyik dengan eksperimennya... aku yakin dia salah satu dari orang yang tau...
dia mau kemana,..tau dia ingin jadi apa....dan sekarag setahuku dia kuliah di
kedokteran......, kalian hanya tersesat guys...bingung?? tanya orang yang lebih
tau... atau barang kali kalian yang belum mengetahui apa yang kalian inginkan.
Tanya pada diri masing-masing...
Makna....atau yang sering di sebut
arti... bahkan ada pakar pendididkan (aku lupa namanya) yang mengatakan ilmu
atau pendididkan adalah mengartikan segala sesuatu..., tanpa tau arti kau tak
bisa memperdalamnya. Seperti halnya adam, pelajaran yang ia terima pertama kali
adalah nama...memberi nama sma halnya mengartikan atau memmindahkan maksud
kedalam kata-kata....(bingung gk..??
malah aku yang agak bingung)... contohnya begini...saat kau mengatakan
sesuatu kau tidak perlu membawakan apa yang kau maksud. Misal kau ditanya...
Na.. berangkat kuliah naik apa..?..kau pasti menyebutnya motor kan..??..kata
motor.. menggantikan benda motor yang sebenarnya. ...kau gak perlu membawa
motor di hdapan orang yang nanya kan...???.. (malah berfilsafat..hehehe).
Aku harap di usiamu
yang...(entahlah)...kau tau apa yang kau inginkan..tau apa yang harus kau
lakukan...dan sebaliknya. . . . saat kau tau kemana tujuanmu.. kau akan
memastikan perjalananmu menuju ke arah yang tepat.. dengan kendaraan yang tepat
juga.. come on... sudah bukan saatnya bermain-main..( sekaligus aku menasehati
diriku sendiri).
Sebenarnya
kita semua, manusia ... berjalan sendiri-sendiri... di jalan setapaknya
masing-masing... usia ini memaksa kita tuk lepas dari orang tua ... menentukan
takdirnya sendiri.... satu paket dengan resikonya. .. menyusuri jalan yang
kadang kala remang, kadang kala berkabut... kadang hujan membuat jalanan
semakin licin...lelah.. tentu,, tapi jangan pernah menyerah... kita tak pernah
berjuang sendiri.. ada jutaan orang yang melakukan hal yang sama. . . setan
akan selalu beharap kau menyerah di tengah jalan.. berharap kau terkena rayuan
setan berwujud manusia....sepertijanjinya saat di depak dari Surga... tapi
Tuhan berjanji kecuali orang-orang yang beriman, bertakwa.... termasuk golongan manakan kita..??
“
find your way”
Termin 4
Kata dosen Statistikku, kalahiran itu setiap satu detik 2 bayi...
sedangkan kematian setiap satu detik 1 orang mati... entahlah itu penelitian
tahun berapa.... pernahkah kau berpikir
bahwa pada tanggal kau lahir ada ratusan bayijuga yang lahir di dunia ini...sebagian
ada yang sampai dewasa... ada yang bahkan belum sempat melihat bumi
ini.... begitu juga kematian ...yang ku
tahu tanggal 30 november tahun kemaren.. paul walker.. meninggal dalam
kecelakaan.. taugak..??
Tepat tanggal 30 november, adalah hari
dimana kau bahagia... bersyukur diberi masa aktiv sampai umur 20
tahun...menikmati setiap peristiwa di dunia ini... hmm... mungkin kapan-kapan
kau harus coba.. mencari tau apa saja yang terjadi tanggal 30 november.... itu membuatmu lebih bersyukur... ada
kematian..kelahiran... kemerdekaan perayaan ..kerusuhan... bumi ini terlalu
luas kawan.... terlalu banyak hal menakjubkan... sayangnya paling-paling kita
hanya di beri umur 80 tahun... kadang tak cukup... menikamati keindahan kampung
halaman...
Termin 5
Hmm.... bahkan aku bingung kata
apa yang pantas tuk membuka termin ini... mungkin bagian ini akan sedikit lebih
panjang dari bagian lain..., entahlah....terlalu, indah...dan, menyekitkan,
secara bersamaan...hehe kata-kata yang ku dapat dari dialog film.
Akan ku awali dengan sebuah kisah...
Duduk membelakangi pohon...hehe..
bahkan aku masih tak tau mana muka dan belakang pohon... menanti
seseorang,,,,teman... hmm.. aku terbiasa mengabiskan waktu luangku dengan menulis apa saja....
merenung.. memperhatikan orang berlalu lalang... menebak apa yang mereka
pikirkan... aku banyak menghabiskan waktu dengan diri sendiri... menyelami
alam.... rasanya begitu tenang..melupakan kepenatan pikiran,..
Tiba-tiba seseorang meletakan kaleng
minuman di sampingku dari belakang...aku berbalik... dia dengan senyum khasnya
mengedipkan satu matanya... ku balas dengan senyum terbaikku.
“aku harap kamu tidak sedang
melamunkanku sambil melantunkan lagunya marchel...cepat pulang..cepat
kembali... suara beratnya berusaha mengimbangi nada yang kacau
“aouch” kutimpuk
lengannya dengan buku tulisku...
“gak usah
ngarep..” sahutku. Meneguk minuman kaleng yang ia sodorkan... tuk beberap saat
kami diam...sibuk dengan pikiran masing-masing
Melamun,
merenung.. melihat orang di sekitar, di ujung sana ada 3 pengemis yang satu d
antaranya mungkin ibunya... menyuapkan nasi pada si kecil dalam gendongannya. .
dan yang satu menunggu giloran sembari memainkan plastik pembungkus nasi....
hidupku lebih beruntung...pikirku. tak jauh dari mereka.. seorang bocah lelaki
dengan mata berkaca-kaca dan duduk di sampingnya, lelaki yang bisa dibilang
bapaknya... mata mereka sama....konon kesamaan genetika bisa di lihat pada mata
mereka . . (kya kamu sama mb fina). . lelaki itu hanya diam ..lalu menunjuk
sesuatu...menunjuk keluarga miskin yang tengah makan dengan satu bungkus
nasi... lelaki itu bicara panjang lebar.....mungkin mencoba memberikan
pengertian pada si anak... bapak itu berjongkok di depan anaknya... entah apa
yang di katakan si bapak ..anak itu kemudian memeluk si bapak ... ending yang
baik. Pikirku...
Pandanganku
beralih ke orang yang sedari tadi duduk di sampingku .. diam... entah apa yang
di pikirkan... aku tersenyum... hmm... laki-laki di sampingku ini, unik,
menyenangkan, ... dia dengan caranya sendiri.. membuat orang lain betah
berlama-lama dengannya.... paras yang tak jelek ,... memancing kaum hawa
mendekatinya... aku belum lama dekat dengannya.. kurang dari satu tahun... gak
tau kenapa... kita klop banget ,,apalagi ngobrol.... tidak ada habisnya
..bahkan untuk yang satu ini.. diam... kami biasa duduk berlama-lama diam...
berlayar di imajinasi masing-masing.... aku nulis dia dengan sketsa
gambarnya.... mendiskusikan sesuatu.... semua tiadak ada yang di paksaan murni
inilah aku juga inilah dia.
Di tengah
keheningan kita... Hp nya berdering.....
Don’t
break my heart befor I give it to you....
Don’t
tell me now befor I ask you to....
Nada
dering Hpnya kali ini beda... sepontan aku melihat ekspresi muka kagetnya...
dia tertawa .... mengibaskan tangan...”apa yang aneh..??” berbicara dengan si penelfon... aku masih
tetap penasaran dengan perubahan nada dering Hpnya... sepele sie.... tapi
selama ini dia konsis dengan lagu-lagu nge-rock..kadang aku sampe
terkaget-kaget...saat Hpnya berdering.. dan dia.. sepert Biasa..tertawa.....
“kenapa
mukanya...” tanyanya setelah menutup telfon..
“aku
masih dengan senyum ku..” gak papa.. aneh aja..ada apa tiba-tiba ganti
nada,...”
Di
tersenyum ...mengeluarkan hedset dari tas kecilnya...” mau denger gak...?”
Aku
mengangguk.... memasangkan hedset satu di telinganya dan satu di telingaku.
mendengarkan
setiap lirik yang lamban tapi bermakna.
Possibility
Don't
break my heart before I give it to you
Don't tell me no before I ask you to
Don't say it doesn't fit before you try it on
There's too much to lose to
be wrong
And it feels like there's something here
But I wanna see it before it
disappears
And if there's something real
between me and you
Well are we both open to
All these possibilities
So many little possibilities
Right in front of us
Close enough to touch
And far enough to have some time to see
All these possibilities
Oh these possibilities
Are written in the stars
We are who we are baby
And I can't help but think that possibly
There's possibilities
Don't give me hope if there's nothing to this
Don't let me in if you're not there
What I'm feeling doesn't happen every day
So baby please play me fair
And it feels like there's something more
Than those crazy little crushes I've felt before
When you move in closer I can feel the rush
And now we're so close we can touch
All these possibilities
So many little possibilities
Right in front of us
Close enough to touch
And far enough to have some time to see
All these possibilities
Oh these possibilities
Are written in the stars
We are who we are baby
And I can't help but think that possibly
There's possibility
Kita ikut
bernyanyi..... meresapi setiap kata yang
terlantunkan.... setidaknya ini mewakil hati kecilku... jauh di sana... aku
menyimpannya dalam-dalam... setelah sekian lama aku berhasil meredamnya... lagu
ini mengingatkanku...lagi. yea... aku menyukai lelaki di sampingku... tapi akau
hatus apa...?? ngomong sejujurnya... ouh.. tidak tidak.. aku tak bisa.. aku
tipe orang tertutup.. apa lagi untuk hal yang sepenting ini... tak pernah
cerita ke siapa pun,, bahkan untuk sekedar bercerita dengan teman dekat.. hanya
cerimin dan diding-dinding kamar saksi rasa ini... berbisik..
Tuhan Aku
Jatuh Cinta....
aku hanya
bisa berbisik.... ternyata rasanya sesesak ini...
aku butuh
waktu lumayan lama untuk menetralkan hatiku.. menghilangkan penat dengan
menghilang... dari keramaian.. menulis apapun..... beberapa bulan berlalu.. aku
sudah bisa tenang menyembunyikannya.. malah aku kadang merasa.... energi cinta
itu luar biasa... aku bisa mengalihkan menjadi semangat...tuk melakukan apa
yang aku suka... menghibur hati.... , peristiwa itu justru membuatku menemukan
diriku.. apa yang amat aku inginkan... dan aku bisa lebih tenang.... sebenarnya
apa yang aku takutkan dari rasa yang katanya anugrah ini...?? pernah suatu
ketika berkata pada diriku.. karena aku
takut... itu saja, .. takut dia hanya menganggapku teman baik... yang justru
merusak pertemana kita... aku takut semua begitu cepat berubah..... dari aku
yang merasa senang ... bersemangat...karena cinta.. tiba-tiba saja musnah
..hilang begitu saja... energicinta ini akan berubah menjadi amat mengerikan....,
mengakui atau tidak... jatuh cinta itu memaksa... menginginkan ia menjadi
milikmu... bagaimana jika tidak..?? .. hal –hal seperti itu yang berterbangan
di anganku.... aku takut kehilangan sapaannya... senyumnya.... suara tawanya
yang renyah.... gaya bicaranya yang kadang sok tau... semuanya...
“suaramu
lumayan juga..” kata-katanya mengagetkan lamunanku....
Aku hanya
tersenyum menanggapi..... “ kamu kenapa sie...tumben banget suka lagu mendayu
gitu...” sahutku...
Dia hanya
tertawa seperti biasa.... “hey..” ku sorongkan bahuku ..menyentuh bahunya ..
Ahir-ahir
ini dia agak aneh... dia hanya tersenyum ... memandang lalu lalang orang di
taman, ..... dan aku sepertinya tau,,,dia jatuh cinta,,,hmm oke... saatnya jadi
teman...
“jatuh
cinta...??”....... kalimatku sontak membuat ia terkejut .... di memandangku....
Hmm.. aku
tersenyum.... benarkan tebakanku... good bye cinta....bisikku dalam hati..
“ sama
siapa...??pasti aku dukung seratus persen...” dia masih tetap mmandangku....
kali ini dia menggeser duduk nya... menghadap
ke arahku.... deg.. dia serius...
“bener
kamu mau bantu...??” katanya kemudian...
Aku
mengangguk... mataku mulai panas...tuhan..jangan sekarang..
“aku sama
sekali gak bisa melukiskan rasa ini seperti apa... tapi kali ini rasanya
beda... memaksa... aku tuk mengungkapkannya...memilikinya.... tapi aku
takut....” dia berhenti di kalimat ini.. memalingkan muka.. menghadap ke
kerumuan orang di sebelah sana
“takut di
tolak...?” sambungku akhirnya... dia memandangku.... mengangguk...., karena kau
tahu seperti apa rasanya.
“aku tak
pernah minta rasa ini jatuh padanya..... dan siapa yang bisa menolak ...???” aku hanya diam mendengarkan....mataku semakin
panas,,,
“dia
terlalu istimewa... ahirnya kata itu yang ia pilih.. untuk mengambarkan
sosoknya...
“bahkan
sepertinya... aku harus berkaca dulu sebelum berkata jujur...”
Aku
tertawa...” siapa bilang kamu juga tak istimewa.... bukankah yang istimewa juga
teruntuk yang istimewa pula..??..” begitu kataku ..di sambut senyum dan
anggukannya.
“cinta...
siapa sie.. yang bisa nolak rasa itu... “ ahirnya aku angkat bicara. Dia masih
diam memandangku menunggu kata selanjutnya.
“ kadang
aku berfikir... buat apa tuhan menurunkan rasacinta jika memang tidak di
takdirkan hidup bersama ..., menyisakkan luka,.. aku pun tak mau.. jika di beri
rasa cinta namun kenyataannya tak memilikinya.... aku hanya melihatnya dari kejauhan..... tak
bisa menggapainya..., bukankah katanya cinta itu anugrah terindah...?” kali ini
sempurna ..air mata ini menetes,, tak bisa di tahan..
Dia masih
terdiam... nafas beratnya merengkuh kesunyian....
“kali ini
sungguh-sungguh..... , aku harap ini yang terahir... aku yakin dia yang
terahir...terbaik....she is so spesial..”
Aku tak
dapat berkata apa-apa... lemas.... ternyata dia bukan milikku..
“tapi
meskikalopun nanti aku beneran di terima kita masih bisa berteman kan...?? “
Aku
tersenyum mengangguk.....
“apapun
keputusan wanita itu.... aku akan tetap menjadi tempat kelauh
kesahmu...mendengarkan ide-ide gila dari mulutmu...menghayalkan hal-hal sama
sekali tak mungkin....”
Dia
terkekeh mendengarnya......
“janji....?.”..begitu
katanya kemudian.... menyodorkan jari kelingkingnya.... aku tertawa...
“apa
apaan si lou....kaya anak kecil aja....”...
“sekali-sekali.....”
Akupun menerima
uluran jari kelingkingnya...
“janji....
...”... begitu kataku ahirnya.....
Kami
terdiam beberapa saat.... sibuk denganrasa yang berkecamuk...
“kalo
orang itu kamu....gmana....??” katanya memecah kesunyian...
Aku
melirik.... “ yea...gak ku terima lah....bukan tipe ku...” kataku sambil
terkekeh.....
“aku
serius,,,,... orang itu kamu.... aku sudah cukup mengenalmu....,., kamu orang
yang tepat untukkku..... ... “kali ini dia berbicara tak
memandangku....pandangannya menerawang jauh...
Aku tak
dapat berkata-kata apapun.....benarkah..? dalam batinku...
“maukah
kau menemaniku.....menghabiskan umur...sisa-sisa hari bersamaku..., a aku...aku
memang tak bisa menjamin apa-apa... tapi aku akan menyerahkan hidupku...untuk
membahagiakanmu..hanya itu yang bisa aku lakukan......” kali ini ia
memandangkudengan cara yang berbeda.... aku tak bisa menjawab ...
kerongkonganku berat... hanya air mata
yang menjawabnya.... aku menangis....
“hey....
maaf.. kalo ini membuatmu kecewa...akusama sekali tak bermaksud membuat persahabat
kita hancur.... aku hanya tak tau bagaimana caranya meluapkan isi hatiku..,
meski begitu, aku sudah siap dengan semua kemungkinannya” dia mengusap air
mataku dengan tanganny.... .. aku mengangguk... dia mengernyitkan dahi....” I
do..”... ahirnya kata itu yang keluar dari mulutku,...,
“I
do...?? emang aku ngomong apa....??”
Kebiasaan...begitu
pikirku... bi Sa-bisanya dia bercanda pada saat – saat genting begini....
Dia
terkekeh...... kemudian
memelukku....,... aku tersenyum dalam pelukanya..... telinganya yang dingin
menyentuh pipiku,
Ku
lepaskan pelukannya....
“pulang
yuk....”..... begitu kataku ahirnya...
Dia tersenyum mengangguk......
“ hmm....
jadi....?”...katanya
“terus....?”
seraya berjalan meninggalkanny....
“ hey....
ngomongnya belum selesaikita....” dia berkata setengah berteriak...,
Aku
melambaikan tangan dari kejauhan..... menghampiri motorku,.... dan berlalu...
aku harus menyimpan bahagia ini....
tersenyum dalam perjalanan pulang....
###
Sore ini
gerimis....., meneguk secangkir kopi membantu mengahangatkan tubuh,....
memandang keluar jendela... merasakan dinginnya kaca terkena rintikan
hujan...mengembun...,..
Hp ku
berbunyi... tanda pesan masuk....
Hmm aku
tersenyum,.. melihat siapa yang mengirimkan pesan....
Ku buka isi pesannya....,
Hallo sayang....
Kubalas singkat......hmmmm....
Hp ku bunyi untukkedua kalinya...
Aku + kamu....
Kubalas dengan satu
kata...
Kita...
Send....
Malam ini
aku tau.... Engkau... tak mempermainkanku,,, dengan rasa
ini..kaumemberikannya....yea.. kau hanya memberikan... aku yang sepenuhnya
mngendalikan...., ternyata... kau hanya menyuruhku menunggu... menunggu saat
yang tepat....
Kisah
ke-2
Keluarga
kami baik-baik saja, awalnya...
Sampai
pagi tadi mas heri masih mencium keningku sebelum berangkat kantor..memandikan
2 arjuna kami...mengantarnya kesekolah... dan aku sepert biasa, menghabiskan
waktu dengan berbagai pekerjaan rumah.... aku dulu sempat bekerja di sebuah
bank..., tapi setelah menikah.. mas heri menginginknaku total membesarkan
anak-anak...,
Jam 09.24
Aku
berbincang dengan mba q... anak tertua dalam keluargaku... kami sesekali saling
menyapa..meski lewat alat telekomunikasi...
“dik..,kabar
mas her gmna..?”
“baik
mba... alhamdulillah...mas her karirnya lagi bagus mba....” begitu kataku,..
“ouh..
syukur dech..., “ kami diam... keliahatannya ada yang aneh dengan mb q ini....
“ada apa
mba....?” begitu kataku ahirnya... memecah kesunyian
“ dik...
mba bukan bermaksud .. mengadu domba atau bagamana.. mba hanya ingin
memastikan...., kemarin waktu aku sama anak- anak lagi jalan- jalan.... qliat
mas her bareng sama salah seorang wanita..., aku gak tau siapa... dan.. mereka
akrab banget, ... aku sie gak berani nyapa,... maaf yea dik... aku hanya ingin
memastikan saja... lagian anak-anak kan pada liat ... aku takut mereka
nyangkayang tidak-tidak.. anak-anakku kan udah pada gede, mereka tau mana yang seoantasnya atau tidak..aku
lebih takut kalau mereka membenci omnya...maaf sekali lagi...”
Perbincangan
di telvon yang membuat suasana hatiku runtuh seketika.. setengah
marah....tapipada siapa...?? mba q gak mungkin mengadu domba.. apalagi aku
paling dekat dengan mba ku yang satu ini.. mungkin ada benarya juga nanti aku
bertanya..., aku sama sekali tidak bisa membayangkan.... kalo berita itu
benar... 12 tahun,,penikahan...... aku menepis semua bayang-bayang itu......
aku
bergegas keluar kamar...... meneruskan pekerrjaan rumah yang sempat tertunda,
... membersihkan ruang tengah...
menyapunya ... mengelap meja... meski
tiap hari aku bersihkan.. tapi tetap saja masih kotor.. maklum.. 2 jagoan kami
masih kanak-kanak... dunianya bermain... aku membiarkan mereka berekspresi sesukanya..
namun tetap dalam pengawasanku.
DDRDRDR.....
aku terkaget... bunyi getar Hp... mataku menyapu pandangan... di meja dekat
telvon.... aku mendekat... Hp suamiku,.. mas heri ... di layar Hp terulis angka
1... aneh ..pikirku... tanpa pikir panjang aku angkat... belum empat aku
mengeluarkan suara... “ halo sayang...”... kakiku lemas mendengarnya......
suara wanita..... siapa ???... tanpa berkata apa-apa.. ku tutup telvonnya.... aku
menangis... cukup lama , ku raih Hp ... kubuka kotak masuk... , ada beberapa
sms dengan nama kontak 1, ...,...berita terkirim..., baru kali pertama aku
sebegitu penasarannya dengan isi Hp suamiku... membuka berkas file...image, betapa
kagetnya aku melihat foto mas her dengan seorang wanita... mereka begitu
dekat.. dan bukan haya satu kali berfoto bersama....., tanpa pikir panjang..
aku langsung mengirim.... foto itu ke Hp yang di bawa mas her....... selesai
sudah...
Entahlah
setelah ini apa...,,, aku sama sekali gak menyangka laki-laki selembut mas her
bisa juga terlena.., kurang baik apa aku..??
aku pun tak tau seberapa jauh hubungan mereka.. , siang itu aku solat
dengan berlama-lama dalam sujud...., menangis sekeras-kerasnya.... sebelum 2
jagoan ku pulang... aku harus manghabiskan seluruh amarah di dada...,.. aku
tertidur....
Tatkala
bangun.... cahaya matahari, sudah mulai redup.. suasana sore yang menyenangkan
jika tak ada kejadian tadi siang... di luar kamar.. ada suara anak-anakku...,
kubuka jendela kamar.. mobil mas her terparkir rapi di depan rumah.... aku
menguatkan diriku... keluar kamar...., semua mata tertuju padaku..
“
bunda.....!!” panggil mereka seraya mendekatiku....aku tersenyum
“ bunda
tidurnya lama banget..... bunda sakit..” tanya si sulung... aku hanya
menggeleng.... tak tega melihat wajah lucu dan polos mereka menjadi korban
egoisme kami,,,,.
“ ayo..
mandi anak-anak....., biarkan bunda istirahat... “ ucap suamiku ... seraya
menuntun 2 jagoan kami..., mereka tertawa-tawa...
Aku ke
dapur , bermaksud menyiapkan makan malam...., aku terkejut.. beraneka makanan
tersaji di meja makan... aku bergegas mengambil handuk.. mandi.. setidaknya
mengurangi rasa panas,,, begah...,
Pukul
09.10 malam
Sepi...
aku masih menutup diri di kamar... anak-anak dalam pengawasan mas her..,
beberapa menit yang lalu mereka masuk ke kamarku.. good night kiss,,,.. “ bunda
baik-baik yea....” celetuk si bungsu seraya mencium pipiku... aku hanya bisa
mengangguk...tak kuasa menahan air mata...,”buda tenang aja... ada ayah , kaka
sama dede yang jagain bunda...”... kata si sulung.... “come on anak-anak....
biarakan bunda istirahat...” sahut si ayah seraya menuntun mereka berdua,,,,,
10.12..
Pintu
kamarku terbuka....
Lelaki
yang selama 12 tahun pernikahan baik-baik saja sampai tadi pagi....,..
“masih
berani masuk ke kamar ini..?” pertanyaan yang memang tak perlu jawaban...
“ bunda
dengerin penjelasan ayah dulu...”sahutnya seraya mendekatiku yang tetap
membelakanginya
“ sudah
mas.... selesai.... “kataku mengheningkan suasana..... hanya ada suara tarikan
nafas yang berat..
“ oke..
aku ngaku salah... aku minta maaf.....”
“sejak
kapan mas....?? mas mencintainya..?” tanayku kemudian
“a aku...
gak tau harus jawab apa..., “
“sejak
kapan..” ku ulang pertanyyaanku...
“1 tahun
lalu.....”
Air
mataku meleleh sudah.... jawaban itu sudah cukup menjawab 2 pertanyaanku..
“besok
aku dan anak-anak ke rumah ibu..” sahutku kemudian dengan terbata-bata.
Dia hanya
diam...., beberapa menit berlalu hanya diam.... dia membenahi selimutku...
berdiri ..berjalan menuju pintu..
“
bunda.... tapi aku mencintaimu....tetap mencintaimu....tidak ada istri dan ibu
sehebat bunda..” katanya sebelum menutup pintu....
Malam
itumenjadi malam yang panjang.... aku menyiapkan apa yang harus di bawa besok
pagi... beberapa orang ku sms... termasuk wali kelas ke 2 putraku...,..
Berusaha
memejamkan mata....., di luar suara televisi masih terdengar. Aku ingin
menenangkan semua.... setelah hatiku tenang.. aku akan membicarakannya dengan
mas her... apapun keputusannya... semoga yang terbaik.... maka tuntunlah aku
,,, Tuhan... bisikku malam itu.
Kisah ke
3
Dia yg selalu memegang
tanganku....menggandengnya,,,tak pernah membiarkan sedikitpun tanganku kosong
tak di pegangnya... bahkan saat menyetir.. aku bisa melihat dimatanya... dia
amat mencintaiku... sorot matanya di tambah senyum lembutnya saat melakukan
itu.... entah itu di jalan, di kafe saat makan, ... dia selalu menggandeng
tanganku... mengapitnya di kedua tanganya, lalu menyandarkan kepalanya ke
bahuu....tapi aku... entahlah.... hanya bisa membalasnya dengan senyum
terbaikku, aku masih merasa kosong... rasanya hambar... tak tau apa ini cinta
atau hanya sekedar rasa menghargai
cintanya yang begitu besar terhadapku ... .. kau tau bahkan bukan cuman
itu... dalam seminggu pasti ada hari dimana dia membuatkanku sarapan pagi
bahakan sebelum aku bangun ... saat aku bangun, bau masakan menyebar ke penjuru
ruangan ..... dia tersenyum melihatku bangun tidur... mengulurkan handuk lalu
mencium pipiku .... di balas senyum bangun tidurku.... selesai mandi pakian
kantorku lengkap dengan segalanya bahkan kunci mobil di siapkan di atas tempat
tidur.... jam tangan, dasi, sabuk, kaos kaki, sepatu, handpone, dompet,,, dan
satu lagi..... dia selalu meninggalkan
pesan ,,,” I Love You....tanpa akhir” dan aku seperti biasa menanggapinya dengn senyum,,,,, kemudian membalasnya dengan pesan
singkat “ thanks....” ..
Melahap
masakannya , sembari berkirim pesan
padanya.
“
bee,,,” bgitu spanya padaku
“apa.....”
“kamu
mah gtu.....jawab yg romantis ke....”
Dari
kejauhan aku tersenyum.. membacanya... dia selalu menanggapi dengan ceria....
dan itu membuatku suka. .. tapi hanya
suka belum cinta..... dan hal ini yang membuat sobatku berkomentar menyakitkan tentang kebimbanganku
atas senja.. pacarku
“gmana
ren hubunganmu sama senjamu itu louh.... “tanyanya saat kami nongkrong
“hehe...
kenapa,,,?...”
Drrrrdrrr.....hp
ku bergetar...
“dari
dia?”....tanyanya....
Di jawab dengan anggukanku sembari membalas
pesannya....” iya....aku ini juga lagi makan sama aryo.”
“sms apa dia..”
“biasa...alarm makannya bunyi”jwabku
sekenanya
“jangan gitu kamu Ren... aku aja pengen punya
cewe kaya senja, .. bahagia sepanjang hayat aku.... gimana gak bahagia, dia udah kaya istri di hidupmu.... buatin
sarapan.... memastkan kamu sudah makan atau belum..... mengatur stiap kebutuhanmu.... mempersiapkan segala
keperluanmu... dia benar-benar luar
biasa . kamu.. kalo masih ragu sama dia nyesel
Ren..”
Aku hanya menanggapinya dengan senyum.....
Itu terakhir kali aku membicarakannya
...membicarakan senja..... setengah tahun lalu, hari ini 5 bulan sesudah
meninggalnya senja.... sore ini aku menikmati senja bersama senjaku .. di
pemakaman umum... hanya mampu memandangi tanah basah di depanku....yea....
senja meninggal 5 bulan lalu. Kecelakaan
saat dia pamit hendak mengunjungi orang
tuanya.
Membuatku
menyadari rasa kehilangan, .. 30 menit hanya mampu memandangi tanah basah
ini...tak ada kata-kata yang keluar dari mulutku.. kenanganku melayang ...
bersamanya,, sesekali mataku berair...menyesali aku yang begitu menyepelekan
cintanya yang begitu besar... dia cinta pertamaku yang bagi senja dalah cinta
terakhirnya...
akhir-akhir
ini.... setiap pulang kantor aku menyempatkan mengunjunginya..... hanya diam
.... tempat ini menjadi tempat aku menumpahkan segalanya....yang saat senja
masih hidup, aku jarang melakukannya.... “ sore sayang........ kamu baik
kan..aku ingin kau lebih bahagia di sana ....aku hanya ingin kau tahu.... I
love you sampai akhir yang kau ucapakan setiap saat itu....
benar-benar...pembelajaran untuk ku.. bahwa mencintai adalah keputusan... aku
tidak mengatakan hal ini adalah definisi mutlak untuk cinta...setiap orang akan
menemukan definisi cintanya tersendiri... apapun itu, ... cinta pandangan
pertama,... cinta itu menerima... cinta itu pengorbanan.... atau
apalah.....tapi aku menemukan hal lain dalam cintamu.... cinta adalah keputusan
untuk mencntai.. keputusan menerima orang lain menyusup dalam celah hidupmu
yang bahkan kau sendiri tak menyadari celah itu.... itu cinta menurutku.... kau
tau ... sejak kau tak ada aku harus belajar mengurus hidupku sendiri...
termasuk belajar memilih warna dasi dan mengenakannya.... perlu 2 bulan untuk
menjadi mahir... pasti kau senang mendengarnya...... tapi sampai sekarang aku
masih belum mahir merapikan apartemenku... apalagi kamarku....dalam proses
belajar memahami diriku sendiri.... benar kata aryo.... aku kehilangan separo
hatiku,,, separo diriku.. yang kau bawa pergi...... dan katanya aku harus
mencari pengganti separo hatiku itu....hmm... aku harap kau tak marah....
oyea... lusa aku mau ke rumahmu.... berkunjung ...katanya mereka kangen bapak
sama ibu... senja bahkan kau rela memberiku 2 orang tuamu... kini aku memiliki
2 orang tua yang selalu mendukungku.... terimakasih.... satu bulan yang
lalu.... aku di kenalkan dengan ponakannya temennya mamah... dia seorang guru
musik .... piano tepatnya.....tanpa sengaja dia mengajari alex anaknya
mr.nikum.. tetangga apartemen .. dia baik..cantik,, dewasa.. minggu kemaren
mamah mengundangnya ke rumah...bareng tante.. dan kami berusaha menerima ..
mengenal.... dia dulu hampir menikah
namun di tinggal nikah sama calon suaminya,,, lebih menyakitkan ... dan
sepertinya dia hampir sama sepertiku... menduga dan mengira.... mungkin ini pangeran
yang di kirim tuhan.... dan memutuskan untuk mencintai...
Aku
harap ..... dia lah yang terbaik.... semoga dengannya aku tak menjadikannya
bayanganmu.. yg menuntutnya agar menjadi dirimu yang luar biasa.... senja....
matahari sempurna tenggelam.... aku pamit.. aku harap kau tak kesepian disana..
Sore
itu... aku meningalkan pelataran perkuburan dengan segala rasa yang sulit ku
terjemahkan....
***
“randy......”
teriak mamah di lantai bawah....di rumah ku
“iya
mah.... bentar..” balasku.... masih berusaha mengenakan dasi.. waktu di
perkuburan...senja aku berbohong..bilang kalau aku telah mahir mengenakan
dasi...tak mau membuatnya hawatir...
“rombongan
sudah mau berangkat....” suara mamah membuatku merasa gugup..
***
Di
dalam mobil...
“
dasinya mana ran....”
“hehe...
di saku mah...”dari tadi tak jadi ku pakai... dasi kumasukan saku celana..
“masa
mempelai tak menggunakan dasi....”.komentar adikku
“ribet ah ....gara-gara dasi, pernikahan gk
di batalkan kan...?”
“iya sie.... Cuma lucu saja..”
“tenang ran... bentar lagi ada yang masangin
dasi..”
Kalimatnya membuatku teringat senja......
senja.. hari ini aku memulai hidup baruku.....terimakasih tuk semuanya...
***
Banyaknya tamu membuatku jengah ...
suasananya panas.... capek... tapi demi melihat senyum para keluarga dan
tamu.... aku masih berdiri di tenga ruangan menyalami mereka2 yang turut serta
mendoakan ku... dan mentari..istriku..namanya mentari.... ia cantik.. senyumnya
sehangat namanya...
“kenapa ran..?” tanyanya
tiba-tiba...melihatku menatapnya
“hehe... hanya terpesona melihat bidadari
mana yang di depanku..”jawabku sekenanya..
Di jawab dengan senyum malunya....
“dasimu mana.......”
“di saku....hehe....”
“knpa gak di pakai....?
“.. terlalu ribet....”jawabku sekenanya,,,
“sini mana dasinya,,,”tiba-tiba
ku serahkan dasi berwarna biru muda ....
tanganya dengan cekatan memakaikannya d leherku.... wajahnya yang berjarak
beberapa jengkal...dan wangi tubuhnya... membuatku nyaman berada di sisinya....
“tinggal
bilang gak bisa pasang sendiri....”
Aku tersenyum
“tanks...”
***
Hari
ini pulang kantor .. tak langsung pulang ke apartemen.. dia istriku memintaku
menemaninya membeli beberapa pelengkapan apartemen..
Sesampainya di pintu masuk mall.... dia
melambaikan tangan di lantai 2... akupun menuju ke arahnya,,,
“g
tersesat kan...?”
Di
jawab olehku denga mengangkat telepon genggam... dia meninju bahuku...
dia
berjalan didepanku... aku menyusulnya,, dan kemudian menggandeng tangganny
“mulai
sekarang.... takan ku biarkan tangamu kosong tanpa tanganku....”
Dia tersenyum.... kemudian menyandarkan
kepalanya di bahuku....
Sssttt............ wanita.. jka sudah merasa
nyaman. Dengan lelaki.. dia akan menyandarkan kepalanya dibahumu....
Entahlah, haruskah cinta itu melalui fase
kehilangan sepertiku, yang jelas cinta
adlah proses pendewasaaan diri, mengembangkan diri, menerima orang lain
menyusup dalam hidup kita. Pembelajaran tanpa batas mencintai orang lain.
Dari ke 3
cerita diatas, what do you think,,,??... aku hanya ingin mengajakmu menjelajah
pemikiran orang... , cinta adalah kata yang paling banyak di pakai di dunia
ini... kata yang paling banyak meninspirasi munculnya berbagai film..., lagu...
kisah...ada berbagai banyak versi..., cinta seperti bayangan bagi si manusia
sendiri...,..
Hmm......
saperti halnya.... puisi yang ada di dalam bukumu.. entahlah... seingtku itu
puisi yang di dapat dari mb fina.... aku begitu terpesona dengan kata-katanya..
seperti halnya di ingatkan....
Kira-kira
bunyinya seperti ini
Jika aku jatuh cinta... maka
jagalah cintaku agar tak melebihi cintaku pada-MU, ...
Aku hanya
hafal satu bait dari tulisan itu.... ,
Ouh
yea... saat bagian ini di tulis... tepat
hari ultahmu.... sebelumnya aku bercerita tentang teman yang menyatakan
keinginannya, hahah bahasanya gimana yea..... susah ouy... begini deh. suatu
hari ada dia dan sahabatnya... yang ingin “serius”... dengan saya.... tapi
gmana yea.... aku suka hanya sebatas teman.....,..,, mereka berdua sama –sama
mengatakan hal yang sama .... tapi aku pikir pasti mereka berdua sbenarnya sama
–sama gak tau kalo sahabatnya juga mengatakan hal yang sama denganku.... sorry
.. aku Cuma bisa bilang gitu.... tapi sekarang kita masih deket untungnya...,,
saat mereka tanya kenapa...??? aku pun
meraba hatiku.... kenapa yea...???. ahirnya aku tanya kamu... kenapa yea
na...?? eh dikau malah jawab ngawur.....!!!!.... aku merenung,,, kenapa...??
ternyata... karena aku menyukai orang lain... orang lain yang dekat dengan aku
dan teman-temanku... orang lain.. yang aku bahkan tau dia menyukai siapa,,,,
oke... selesai. Aku pikir aku harus
menghilang... membuatnya netral... aku tak mau dia tau... justru merusak
persahabatan kami....menyibukan diri dengan berbagai hal... di antaranya
menulis buku ini.... aku pengin cerita aja... membuang penat yang jika di
biarkan akan semakin sesak..... karena kita sms hanya 1 tahun sekali.. maka aku
meng-kodonya dengan menuliskan semuanya...,membagi kepenatan..(heheh... kejam
gak sie saya....)...
Dari kisah di atas aku hanya ingin
menunjukan, bahwa akan ada banyak sesi kehidupan.. yang kadang justru tak
sesuai dengan keingnan,.. tapi inilah hidup... ada banyak hal yang kita tak
pernah tau.. cerita pertama..
merupakan cerita dimana... cerita yang banyak diharapkan orang .. berahir
bahagia.....tapi hanya satu dua yang mengalaminya...
Cerita ke dua , menggambarkan
kehidupan rumah tangga yang awalnya sempurna....12 tahun... membangunnya..
dengan cinta.. namun hancur juga dengan cinta... , cinta yang tidak pada
tempatnya...
Cerita ke tiga, berkisah tentang
seorang pemuda.. yang mungkin ketidak mengertiannya.... apa itu cinta..?? dia
menganggap cinta merupakan bagian dari dirinya.. idak ada yang berubah... sama
saja semua menyenangkan... kalau kata orang, cinta itu membuat segala hal
menjadi indah... ia sudah melaluinya sepanjang hari.... kalo kata orang cinta
menjadi lebih merasa bahagia... ia juga sudah melaluinya.... cinta adalah
bagian dari rasa,,, yang memang ada... sejak manusia itu lahir, so apa bedanya.....??
hanya menuruti apa Firman-Nya..... mencintai apa yang kau miliki..... dan
hadirnya pasangan di hidup ini... adalah pemberian-Nya.... saat pasangan
pertama muncul.. mengisi hari-harinya dengan luar biasa... dia masih mencari
definisi kehadiran sang pasangannya..... dan ternyata definisi itu di temukan
saat ia pergi... ia hanya sebatas sebagai pemberi pesan...bahwa ia adalah cinta
di hidupnya.,,,, dan setelah hal itu ia menjadi orang yang siap menerima akan
kehadiran cinta. Karena cinta adalah keputusan, menerima orang lain menyusup dalam hidup kita.
Namun ...
Bukankah
banyak orang bunuh diri karena cinta..??
Bukankah
banyak orang membunuh lantaran cinta..??
Cinta
macam apa yang membunuh cinta, melukainya....
Karena
cinta yang sesungguhnya tak sekotor itu....
“Semua
akan indah pada waktunya”
Termin 6
tadi
sore, aku tershenyak dengan kalimat dosen ku..... beliau mengatakan.... semua
manusia sayogyanya... menuju pada satu titik klimaksnya.......,tentu saja
selain semakin menunduk pada sang Maha Raya , saya sebagai dosen titik klimaks
ku adalah sebagai Profesor, Guru Besar. .. pengabdian tertinggi.... taukah
kalian... “pengabdian” dalam bahasa
indonesia, didefinisikan sebagai kepatuhan,..... berasal dari bahasa arab ,
‘abd’.. yang berarti hamba,,,.mengedepankan kepentingan si tuannya dari pada
kepentingannya Dan herannya kekuasaan hakiki bisa di raih jika kita mengabdi...
pada apa yang kita kerjakan... seperti seorang prisidenpun ia sebenarnya adalah
pelayan masyarakat. ... mengabdi pada masyarakat...,.. masyarat sebagai tuannya
malah justrus berkantong rasa hamba.. sedangkan si pelayan berkantong rasa
majikan.
Jadi kata kuncinya adalah
totalitas.... dalam bahasa al-qurannya di sebut’ kaffah... tidak
setengah-setengah... seperti halnya kita... dalam melakukan apapun.. harus
totalitas... maka saat itu kau mengabdi pada dirimu sendiri... menghilangkan
rasa ke egoisan, mengalahkan rasa malas, mengalahkan rasa jenuh... atau apalah
namanya... kata dosenku panjang lebar..., maka saat itu aku tersadar...
tujuanku panjang.... aku harus mencapai titik klimaks ku sebagai apa yang aku
mau...... lalu apa tujuanmu....??
Ngomong-ngomong....., q gak nyangka
kamu bakalan ambil kebidanan.... hahaha.... rasane aneh ajah...
Termin 7
Huhu...... setelah pembahasan yang tak
tau ujungnya kemana... pada termin-termin sebelumnya... di termin ini, akan menge-cek
ketajaman ingatanku... seberapa ingat saya dengan sosok yang berulang tahun
pada beberapa hari yang lalu...... mungkin rasanya akan lucu.. mendengar betapa
culunnya dikau...heheh(sorry na.... buka kartu)...oke kita mulai... baca
baik-baik.... eits.. sebentar-sebentar... dalam menggambarkan seseorang.. atau
yang sering di sebut men-deskripsikan sesuatu tak lepas dari sentuhan alat
indra..
Kamu itu......
Masih
sekurus itukah....?? hehe....., kulit agak gelap dikit...(gak beda jauh
sie..kita) hhe itu dulu sie.. mungkin sekarang sudah agak cerah dikit,,hahaha
... , ngeselin...ngetes tingkat kesabaran orang laen dech.. sekarang dah gede..
pastinya udah berubah kan....ouh yea,,,,tau gak sie..kita dulu sering banget
tiba-tiba,.. diem.. kaya gak kenal gitu...haha... padahal sebelumnya gak ada
apa-apa... kaya waktu kita papasan di sekolah, meski kit beda sekolah tapi
sekolah kita tetanggaan, .. jadi kadang ntu malah temen kita yang heran...”eh,,
bukane yang itu temenmu..??” kata salah satu temen satu sekolahku, aku hanya
tersenyum,.. mengibaskan tangan tanda tak perduli.....
bukan
Cuma itu louh... eh, hal yang paling aku ingat..ini nih critanya..
entah itu
hari, apa... tapi yang jelas salah satu dari kita, pagi itu menggunakan seragam
pramuka..., perlu kalian tau... karena malesnya kita berdua (kebetulan kita
berdua menjadi partner dalam urusan tugas si inem) jadi sering banget pagi-pagi
kita pasti meributkan masalah seragam... dan seringnya gara-gara itu... kita
diem-dieman... seragam itu Cuma gantian...,,dan apesnya jadwal pemakaian sergam
itu yang terahir sekolahku... jadi misal hari ini hana pramuka.. dan besok....
aku yang tinggal pake ..hmmm bisa kalian bayangkankan.... penderitaanku...
(hehehe bercanda..), .. berlanjut ke cerita di suatu pagi yang saat itu dari
kita menggunakan seragam pramuka, aku lupa tepatnya hari apa...., kami
menjalani pagi seperti biasa,,,
itu loh...
tragedi perban di kepala situ...heheh masih inget gak...?? hahah pasti lupa ni
anak.... tau gak sie... di sekolah waktu kejadian itu.. aku satu-satunya orang
yang ngerasa bau amis darah....haha gak taunya yang berdarah kepala ente
(sedramatis itu kan)..... pantesan aku heran.. gak biasanya dikau istirahat
pulang dah gitu sendirian lagi....di tnyain Cuma geleng-geleng kepala.. Cuma
ada mba hilyah kalo gak salah yang bareng di kamar ar-one,.. duduk di pojokan..
masih pake krudung.. heheh...., waktu itu wajahmu masih belum kaya sekarang.
Hmm... apalagi yea.. yang bisa di
kulik dari kamu.... masih males kah...?? sebenare kata yang tepat bukan itu
sie.... masih ogah-ogahan kah..??...hehe hampir sama sie... Cuma kyanya males
lebih parah.., dikaukalo udah gak mau... yea susah di rubah...ini ni yang bikin
orang kesel.. susah ngalah sama orang... mungkin ini sie jawaban mengapa kamu
sama alvy gak bisa bareng....,susah mengerti orang,,, tapi yang hebat dan aku
salut sams dikau itu, pintar menyimpan emosi, sebenci-benci kamu sama orang...
tapi kalo di depannya hmmm masih bisa bercandaan. Beda sama saia kalo dah gak
suka sama orang nyapa aja gak...
Dari segi positif sie...dikau orangnya
friendly banget....mungkin itu sie..daya tarikmu.... menyapa orang...bicara
basa basi,,, melucu yang kadang tak lucu,...membuat orang yang kadang asing
dimata orang...lebih familiar saat berbicara denganmu..hehe.. setidaknya itu
yang aku lihat dari sorot mata mereka..., mencoba meraba kehidupan orang yang
kadang asing di lingkungan itu,,,,tersingkir dari ramainya lingkungan yang
bising.. penuh dengan kelebihan-kelebihan yang di pamerkan.....para perenung
ini tersingkir dari lingkngannya.. penyendiri.. atau apalah namanya.... dan
dikau membuat mereka merasa tak tersisih.. dengan mengajak mereka berbicar
yea.. sekali lagi dengn cara khas dirimu.
Penutup
Huft....akhirnya..
selesai juga na....., penulisan ini beserta cover dikerjakan kurag lebih selama
3 minggu lebih 4 hari....(hampir satu bulan), dan asalkan anda tahu saja... ini
satu-satunya tulisanku yang sampai finish....bahkan cetak sendiri... tu aja
Cuma satu...gara-gara ulang tahunmu... hehe...lembur sampe jam 3 pagi.....(
hehe sbenarnya emang aku susah tidur sie...).,, sebenarnya bukan Cuma itu
sie... menulis itu terapi batin menurutku,,, aku lama berhenti nulis....maksudnya
gak sesering dulu...., tapi seperti pada bab pertama aku sebutkan bahwa
penulisan ini terilhami oleh beberapa hal... aku menemukan buku usangmu di
lemari penyimpanan buku di rumahku saat aku pulang...., saling
menguntungkan??.. aku kembali menulis, dan tulisanku yang pertama jadi
sempurna,.. tidak berhenti di tengah jalan seperti yang lainnya...,,
Setelah ku pikir-pikir..... ternyata
kita banyak persamaannya meski lebih banyak gak samanya sie....,
Cerewet..,,,,lebih cerewetan dikau,,,,
. suka nulis,,,, kita sama-sama suka nulis... gak tau deh sekarang dikau masih
suka atau sebaliknya...,.. udah sie.. Cuma itu doang persamaane... lebih banyak
gak samane ternyata...ckckck. menurut teori psikology ssosial, mengatakan bahwa
pembentukan karakter setelah anak dewasa adalah lingkungan dan teman...,
mungkin ada benarnya juga teori itu...., aku banyak belajar dari caramu,..
terutama sikap Friendly mu.... mudah bergaul dengan banyak orang.... makasih
yea... 3 tahun bukan waktu yang cepat,,, ada banyak hal baik yang kau
tularkan...., meski kayanya aku yang lebih menularkan banyak kebaikan sie...,
Meski sekarang kita punya dunia
masing-masing.. kesibukan yang melelahkan.... sms Cuma satu tahun sekali,...
tapi tak apalah... akan ada waktunya...
Tau gak sih... aku baru nyadar... kalo
aku gak punya foto bareng dikau ...,tadine mau
tek sisipin di buku ini...., oyea... kebanyakan isinya berubah dari konsep
awal... biasa.. saia emang gitu.. ini aja.. kalo suruh nulis ulang pasti
hasilnya beda banget ada yang di buang.. di tambah.. di ganti....,...
Aku gak tau.. kamu bakal suka atau
gak... di baca atau hanya sebagai menjadi penghuni rak berdebu...., semoga buku
ini mengisi waktu kosong,.. kapanpun..,,menjadi buku yang akan kau baca tatkala
merindukan masa kecil,saat rambutmu sudah memutih...
oyea... aku belum nemu ntu.. novel yang kamu
pengen....,, hmm. Di ulang tahunmu .... yang udah lewat..., semakin kau masuk
dalam kehidupan ini... akan ada banyak hal yang tak dapat kita pilih, tak dapat
kita paksa, atau mungkin hal yang sama sekali tak pernah kau minta tiba-tiba
datang begitu saja, tak peduli kau mengharapkannya atau sebaliknya.,, semua hal
itu akan membuatmu semakin dewasa.. bijaksana,, Tuhan entah bagaimana caranya
memberi mata kuliah bernama kehidupan dengan caranya,, meski kadang lewat
perantara yang tak terduga..,, dan saat kau bisa melaluinya... akan ada
kecantikan yang bernama kebaikan yang terpancar dari dirimu... untuk kelas
diatasnya... akan muncul wibawa... itu mungkin mengapa.. kadang kita menjumpai
orang .. yang bahkan tanpa orang itu berbicarapun... terlihat bahwa ia orang
yang di perhitungkan... itu hadiah dari tuhan,,,, untuk para kekasihnya....
kalaupun kau tak memilikinya... setidaknya kau mempunyai pengertian yang luas
tentang kehidupan ini.... bertambah dewasanya orang.. apalagi di dukung
pendidikan yang tinggi,, seharusnya menambah
bijaksana... kau tau apayang tercermin dari kebijaksanaan itu....,.. tidak
mudah marah... banyak orang yang mengaku berpendidikan tinggi, usianya bahkan
sudah bisa di katakan manula... tapi cepat marah... emosi.. mengumpat orang..
menganggap dia yang paling benar..., (aku banyak menjumpai manusia model
ini),.., tidak mudah mengeluh, .. orang dengan 2 hal ini menurutku cukup
membuat orang tertunduk berjalan di depannya...tapi orang ini justru tidak
pernah merasa menjadi orang besar...
aku
pun meminta doa.... bukankah seharusnya tujuan kita mencari teman
sebanyak-banyaknya adalah untuk menguatkan setiap langkah yang kadang berat
ini...??.. mendoakan tatkala salah satunnya di panggil sang kuasa..??... semoga
tahun depan aku masih bisa mengirim kado yang meski hanay sehelai surat...
menanyakan kabar mungkin.. berbasa basi... bercerita masa lalu....,
aku
mengutip sebuah puisi dari buku.., meski gak berhubungan dengan buku ini.. tapi
aku menyukai artinya...
Changes
“friends forever,”you promised
“together still the end”
We did everything with each other
You were my best friend
When I was sad,you were by my side
When I was scared,you felt my fear
You were my best support
If I need you,you were there
You were the greatest friend,
You always knew what to say
You made everything seem better
As long as we had each other,
Everything would be okey
But somewhere a long the line
We slowly came apart
I was here,you were there,
It tore a hole in my heart.
Things were changing,
Our cheerful music reversed its tune
It was like having salt whitout pepper,
A sun without its moon.
Suddenly we were miles appart,
Two different people,with nothing the same.
It was as if we hadn’t been friends,
Although we knew deep in our hearts
Neither one of us was to blame
You had made many new friends
And luckily,so had I...
But that didn’t change the hurt
The loss of our friendship made me cry
As we grow older,things must change
But they don’t always have to end.
Even though it is different,now,
You will always be my friend.
Creat:
phyllis lin
Selamat
ulang tahun....
Bast
the best
Always
miss your laugh