Aku dan kamu
Ku rasa ...aku benar-benar menyukaimu...bukan...bukan sekedar
suka tapi cinta... dengannya timbul harapan besar bersamamu..... mengisi hari tua ku dengan merawatmu, mengurusmu,
entahlah,, itu justru hal yang menyenangkan buat wanita yang mencintai....
mengisi waktu tua dengn menikmati cahaya senja bersamamu,.. meminum teh lalu
membicarakan anak-anak kita yang tlah tumbuh dewasa ..dan menemukan takdir
hidupnya masing-masing.... semua terasa lengkap.... masa tua yang bahagia...
Sebelumnya..... setiap pagi
membangunkanmu untuk bersama-sama menyembah kepada sang pencipta ,, mengucap
beribu rasa syukur menganugrahkan dirimu untukku dan menghadiahkan anak-anak
yang luar biasa ... dan semoga kebahagian akan selalu mengelilingi kelaurga
ini.
Saat matahari , mulai menyapa dunia
ini dengan kehangatan sinarnya..... kita bersama-sama menyiapkan kebutuhan
pangeran dan bidadari kita.... kau
menyuruh sang pangeran bergegas ... aku mulai menata bekal mereka... kau dengan
sabar membantu dua perhiasan rumah kita mengenakan seragam sekolahnya..
menyisirnya sambil menjawab beragam
pertanyyan-pertanyyan aneh mereka...
Setelah kau mengantar mereka...kau
membantuku.. membersihkanruamh.. itu yang membuatku begitu menginginkanmu....
Sinar matahari terasa hangat di
kulit.. kau mulai bersiap mandi.... solat duha memohon agar rezeki yang akan
kau peroleh di ridloi oleh Nya.... aku
menyiapkan kebutuhanmu.. menyiapkan apa yang kan kau kenakan... apa yang kan
kau bawa...
Tak lupa kecupan manis kau hadiahkan
..... sebelum kau berangkat...membiarkan tangamu ku salami.. berharap waktu tak
berjalan terlalu lambat.... lambaian tangan sebagai tanda kau benar-benar akan
pergi.... aku meperhatikanmu sampai bayangan kendaraanmu tak terliahat di ujung
jalan.
Aku sendiri.. menyiapkan diri untuk
mengajar.. jika jam pagi.. otomatis kau akan mengantarku.... namun saat jam
kita berlainan.. hanya doa dari jauh menghantar kepergianmu.
Aku pulang sebelum kau pulang.. ..
sebelum anak-anak kami pulang lesnya masing-masing... kau orang yang amat mementingkan
pendidikan... tapi tak melupakan bahwa dunia anak adalh bermain... pangeran kami..
kau sarankan lez sepak bola... karna pangeran kami begitu menyukai kegiatan
ini... agar apa yang pangeran kami suka tersalurka dengan baik.. kau
mendaftarknya ke academi sepak bola... sedang sang bidadari kami yang
menyenangi dunia musik kau sarankan untuk mengambil lez musik.. piano dan
biola.. kau membebaskan dua permata kami.. memilih apa yang mereka gemari
mencobanya memberi tanggung jawab atas pilihannya.
Beristirahat sejenak , memejamkan
mata..... terbangun saat anak-anak dan kau pulang... membangunkanku dengan suara tawa mereka ..
solat asyar bersama... dan tentu saja kau menjadi imam...,,setelah itu kau
membimbing 2 permata hati kami mengaji dengan arahan darimu.. sampai magrib
menjelang.... di lanjutkan solat
magrib.... di lanjutkan mengerjakan tanggung jawab masing-masing... aku
menyiapkan makan malam... yang kadang saat kau tak ada yang harus di kerjakan
membantuku malah kadang aku yang kesanny menjadi asistenmu di area yang
seharusnya aku kuasai.... dan kadangkala menemani 2 permatahati kami
mengerjakan pekerjan rumahnya.. sat semua selesai.... solat isya di
laksanakan..
Makan
malam di selingi celotehmereka tentang aktivitas seharian mereka dengan
antusias kau mendenarkanny dan sesekali meladeninya... setelah itu.. menonton televisi bersama.... membiarkan 2
permata hati menentukan apa yang di tononton kami berdua hanya sebartas
mendampingi... sambil membicarakan
perkembangan 2 permata hati kami...
Saat malam telah larut kau
menemaninya tidur.. membacakan dan kadang menceritakan dongeng-dongeng... yang
memnbuat mata mereka berbinar-binar.. dan aku amat yakin mereka kelak menjadi
orang yang akan menghargaimu dan amat mencintaimu.... kau menjadi idolanya
Saat semua terlelap... ini waktu
kami.. berbagi cerita apa saja yang kadang tak sadar telah terlelap....
Dan kuharap.... kau akan di dekaptku
selalu... entahlah.. semoga kau jua merasa bahagia di dekatku... keu benar-benar
lelaki yang membuat orang lain mudah mencintaimu, mudah menerimamu .. semoga
seribu tahun lagi.... hidup dengan senyummu.
Terinspirasi
dari seorang teman
23.14
(22 mei 2014)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar